سِرَاجٌSIRAJ
Al-Qur'anHadistDoa & WiridAsmaul HusnaCari Dalil
Download App
سِرَاجٌSIRAJ

Cahaya Ilmu Islam

Platform Islam digital dengan Al-Qur'an, Hadist, Doa & Wirid, dan pencarian dalil berbasis kecerdasan buatan.

Al-Qur'an

Daftar SurahAl-FatihahAl-BaqarahYasinAl-Kahf

Fitur

HadistDoa & WiridAsmaul HusnaCari Dalil AI

Info

Kebijakan PrivasiKontakApp StoreGoogle Play

© 2026 SIRAJ — Cahaya Ilmu Islam. Dibuat dengan ♥ untuk umat.

وَٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلْمُؤْمِنِينَ

سِرَاجٌSIRAJ
Al-Qur'anHadistDoa & WiridAsmaul HusnaCari Dalil
Download App
Al-Qur'an›QS. Ash-Shura›Ayat 30
42

Ash-Shura

سُورَةُ الشُّورَىٰ

Ayat 30

وَمَآ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍۗ

30

Transliterasi

Wa mā aṣābakum mim muṣībatin fabimā kasabat aidīkum wa ya‘fū ‘an kaṡīr(in).

Terjemahan Indonesia

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).

Tafsir

Tafsir Kemenag RI

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa apa yang menimpa manusia di dunia berupa bencana penyakit dan lain-lainnya adalah akibat perbuatan mereka sendiri, perbuatan maksiat yang telah dilakukannya dan dosa yang telah dikerjakannya sebagaimana sabda Nabi saw: 'Ali berkata, "Maukah kalian aku beritahukan mengenai ayat yang sangat utama dalam Al-Qur'an sebagaimana Nabi saw sampaikan kepada kami.(Nabi saw membacakan firman Allah)"Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak(dari kesalahan-kesalahannya)."Wahai 'Ali , aku akan menjelaskan ayat ini kepadamu, "Musibah apa pun yang menimpa kamu" yaitu dari penyakit dan siksaan atau bencana di dunia, "disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri" (Riwayat Ahmad) Tidaklah suatu keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, kezaliman, kesempitan, bahkan sepotong duri pun yang menusuk seorang muslim, melainkan dengan hal itu Allah menghapus dosa-dosanya. (Riwayat al-Bukhari) Datangnya penyakit atau musibah adalah disebabkan ulah manusia itu sendiri. Tetapi di sisi lain penyakit atau musibah itu dapat menghapus dosa seperti hadis di atas. Hal itu tergantung kepada cara manusia menyikapi, apakah dengan bersabar atau berputus asa. Ayat ini ditutup dengan satu ketegasan bahwa Allah mengampuni sebagian besar dari kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat hamba-Nya sebagai satu rahmat besar yang dikaruniakan Allah kepada hamba-Nya, karena kalau tidak, niscaya manusia akan dihancurkan sesuai dengan timbunan dosa yang telah diperbuat mereka, sebagaimana firman Allah: Dan kalau Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan ada yang ditinggalkan-Nya (di bumi) dari makhluk yang melata sekalipun, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai waktu yang sudah ditentukan. (an-Nahl/16: 61) Dan firman-Nya: Dan sekiranya Allah menghukum manusia disebabkan apa yang telah mereka perbuat, niscaya Dia tidak akan menyisakan satu pun makhluk bergerak yang bernyawa di bumi ini, tetapi Dia menangguhkan (hukuman)nya, sampai waktu yang sudah ditentukan. (Fathir/35: 45)

Tafsir Ibn Kathir

Juz 25Halaman 486
← Ayat 29Kembali ke Ash-ShuraAyat 31 →
سِرَاجٌSIRAJ

Cahaya Ilmu Islam

Platform Islam digital dengan Al-Qur'an, Hadist, Doa & Wirid, dan pencarian dalil berbasis kecerdasan buatan.

Al-Qur'an

Daftar SurahAl-FatihahAl-BaqarahYasinAl-Kahf

Fitur

HadistDoa & WiridAsmaul HusnaCari Dalil AI

Info

Kebijakan PrivasiKontakApp StoreGoogle Play

© 2026 SIRAJ — Cahaya Ilmu Islam. Dibuat dengan ♥ untuk umat.

وَٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلْمُؤْمِنِينَ