Ash-Shu'araa
سُورَةُ الشُّعَرَاءِ
فَاَلْقٰى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِيْنٌ ۚ
Transliterasi
Fa alqā ‘aṣāhu fa iżā hiya ṡu‘bānum mubīn(un).
Terjemahan Indonesia
Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata.
Tafsir
Tafsir Kemenag RI
Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa setelah Fir'aun mengemukakan tuntutan supaya Musa mendatangkan bukti yang nyata atas kebenaran dakwahnya, maka Musa segera melemparkan tongkatnya yang dengan tiba-tiba menjelma menjadi ular yang sesungguhnya. Disebutkan dalam Tafsir ar-Razi bahwa setelah tongkat Musa itu berubah menjadi ular, ular itu melenting ke atas, kemudian turun kembali ke bumi langsung menuju Fir'aun. Fir'aun berkata, "Demi yang mengutusmu Musa, ambillah ular itu, kalau tidak saya sendiri akan mengambilnya." Musa lalu mengambilnya dan kembalilah ular itu menjadi tongkat lagi seperti biasa.
Tafsir Ibn Kathir