سِرَاجٌSIRAJ
Al-Qur'anHadistDoa & WiridAsmaul HusnaCari Dalil
Download App
سِرَاجٌSIRAJ

Cahaya Ilmu Islam

Platform Islam digital dengan Al-Qur'an, Hadist, Doa & Wirid, dan pencarian dalil berbasis kecerdasan buatan.

Al-Qur'an

Daftar SurahAl-FatihahAl-BaqarahYasinAl-Kahf

Fitur

HadistDoa & WiridAsmaul HusnaCari Dalil AI

Info

Kebijakan PrivasiKontakApp StoreGoogle Play

© 2026 SIRAJ — Cahaya Ilmu Islam. Dibuat dengan ♥ untuk umat.

وَٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلْمُؤْمِنِينَ

سِرَاجٌSIRAJ
Al-Qur'anHadistDoa & WiridAsmaul HusnaCari Dalil
Download App
Al-Qur'an›QS. Al-Jumu'a›Ayat 11
62

Al-Jumu'a

سُورَةُ الجُمُعَةِ

Ayat 11

وَاِذَا رَاَوْا تِجَارَةً اَوْ لَهْوًا ۨانْفَضُّوْٓا اِلَيْهَا وَتَرَكُوْكَ قَاۤىِٕمًاۗ قُلْ مَا عِنْدَ اللّٰهِ خَيْرٌ مِّنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِۗ وَاللّٰهُ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ ࣖ

11

Transliterasi

Wa iżā ra'au tijāratan au lahwaninfaḍḍū ilaihā wa tarakūka qā'imā(n), qul mā ‘indallāhi khairum minal-lahwi wa minat-tijārah(ti), wallāhu khairur-rāziqīn(a).

Terjemahan Indonesia

Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: "Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan", dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezeki.

Tafsir

Tafsir Kemenag RI

Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim, Ahmad, dan at-Tirmidhi dari Jabir bin 'Abdullah bahwa ketika Nabi saw berdiri berkhotbah pada hari Jumat, tiba-tiba datanglah rombongan unta (pembawa dagangan), maka para sahabat Rasulullah bergegas mendatanginya sehingga tidak ada yang tinggal mendengarkan khotbah kecuali 12 orang. Saya (Jabir), Abu Bakar, dan Umar termasuk mereka yang tinggal, maka Allah Ta'ala menurunkan ayat: wa idha ra'au tijaratan au lahwan, sampai akhir surah). Pada ayat ini Allah mencela perbuatan orang-orang mukmin yang lebih mementingkan kafilah dagang yang baru tiba dari pada Rasulullah, sehingga mereka meninggalkan Nabi saw dalam keadaan berdiri berkhotbah. Ayat ini ada hubungannya dengan peristiwa kedatangan Dihyah al-Kalbi dari Syam (Suriah), bersama rombongan untanya membawa barang dagangannya seperti tepung, gandum, minyak dan lain-lainnya. Menurut kebiasaan apabila rombongan unta dagangan tiba, wanita-wanita muda keluar menyambutnya dengan menabuh gendang, sebagai pemberitahuan atas kedatangan rombongan itu, supaya orang-orang datang berbelanja membeli barang dagangan yang dibawanya. Selanjutnya Allah memerintahkan Nabi-Nya supaya menyampaikan kekeliruan perbuatan mereka dengan menegaskan bahwa apa yang di sisi Allah jauh lebih baik daripada keuntungan dan kesenangan dunia. Kebahagiaan akhirat itu kekal, sedangkan keuntungan dunia akan lenyap. Ayat ini ditutup dengan satu penegasan bahwa Allah itu sebaik-baik pemberi rezeki. Oleh karena itu, kepada-Nyalah kita harus mengarahkan segala usaha dan ikhtiar untuk memperoleh rezeki yang halal, mengikuti petunjuk-petunjuk-Nya dan rida-Nya.

Tafsir Ibn Kathir

Juz 28Halaman 554
← Ayat 10Kembali ke Al-Jumu'aSurah 63 →
سِرَاجٌSIRAJ

Cahaya Ilmu Islam

Platform Islam digital dengan Al-Qur'an, Hadist, Doa & Wirid, dan pencarian dalil berbasis kecerdasan buatan.

Al-Qur'an

Daftar SurahAl-FatihahAl-BaqarahYasinAl-Kahf

Fitur

HadistDoa & WiridAsmaul HusnaCari Dalil AI

Info

Kebijakan PrivasiKontakApp StoreGoogle Play

© 2026 SIRAJ — Cahaya Ilmu Islam. Dibuat dengan ♥ untuk umat.

وَٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلْمُؤْمِنِينَ